Bangkai mamut itu terkubur di sebuah tebing pasir yang terkikis air di Siberia Utara, dekat Lautan Artik. Saat itu Evgeny Salinder sedang berjalan-jalan bersama anjingnya dan dia menemukan kaki ke luar dari balik pasir.
Dia segera memberi tahu ayahnya, yang kemudian menghubungi aparat berwenang.
Mamut tersebut diberi nama Zhenya, yang merupakan nama panggilan Evgeny Salinder.
Wartawan BBC di Moskow, Daniel Sanford, melaporkan para ilmuwan mengatakan bahwa terakhir kalinya fosil mamut yang ditemukan dalam keadaan yang baik pada tahun 1901.
Diperkirakan