]] Dynamic Blog

Kamis, 02 Agustus 2012

Tontowi/Liliyana Hanya Raih Perunggu

TRIBUNNEWS.COM, LONDON - Harapan medali emas Indonesia, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir takluk lewat rubber gim oleh ganda campuran asal Cina, Xu Chen dan Ma Jin. Meski gagal meraih medali emas, Tontowi/Liliyana dipastikan memperoleh medali perunggu di cabang badminton nomor ganda campuran (2/8) WIB.
Tontowi/Liliyana sempat unggul di gim pertama lewat pertarungan deuce 23-21 atas lawannya. Pertandingan itu memakan waktu selama 26 menit.
Sama seperti gim pertama, gim kedua pun berlangsung sangat ketat, margin angka cuma berbeda satu poin saja. Tapi Xu Cen/Ma Jin balik menekan hingga unggul 21-18 atas Tontowi/Liliyana. Durasi juga menghabiskan waktu selama 26 menit.
Tontowi/Liliyana tampak kehilangan fokus dan rasa percaya diri,

Pengungsi Rohingya di Indonesia Bakal Terus Bertambah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jumlah pengungsi asal Rohingya, Myanmar yang mencari suaka ke Indonesia, diperkirakan bakal terus bertambah. Sebab, situasi keamanan di perkampungan Muslim di Myanmar belum kondusif.
"Kami perkirakan akan masih bertambah pengungsi yang mencari suaka ke Indonesia. Itu tergantung situasi di Rohingnya," ujar Kabag Humas Ditjen Imigrasi Maryoto, Selasa (31/7/2012).
Maryoto menjelaskan, saat ini para pengungsi Rohingya menyebar di sejumlah daerah di Tanah Air. Mereka terbagi menjadi dua bagian, yaitu pengungsi yang masih ditampung di Rudenim (Rumah Detensi Imigrasi) dan yang di luar Rudenim.
"Perbedaannya,

Hina Olimpiade Pakai Salam Nazi, Pria Ini Didenda

TRIBUNNEWS.COM - Seorang pria asal Lithuania yang memberikan salam Nazi saat pertandingan basket di perhelatan Olimpiade 2012 menjadi orang pertama yang dinyatakan bersalah karena bertingkah laku rasis di ajang internasional itu. Demikian dilansir Sydney Morning Herald, Kamis (2/8/2012).
Pria bernama Petras Lescinskas (36) dan berprofesi sebagai akuntan didenda sejumlah 2.500 poundsterling atau sekitar Rp 36,7 juta (kurs Rp 14.700 per poundsterling). Ia diberitahu jika tindakannya sungguh tak bisa diterima saat pertandingan antara Lithuania dan Nigeria. Tak berapa lama kemudian ia ditangkap.
Dalam pengadilan di Stratford, London, Inggris, ia diberitahu jika dirinya dan pendukung tim Lithuania bertindak sungguh buruk dan sangat agresif terhadap penonton lain.
"Saat itu ada suara monyet ketika pemain Nigeria membawa bola," demikian terungkap di depan pengadilan, seperti yang dikemukakan Becky Owen,

Menjual Helikopter Justru Dituding Menipu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nasib malang menimpa Weyly B. Muljadi, Presiden Direktur PT Helizona selaku Agen Tunggal Helikopter Robinson buatan Amerika.
Awalnya, di bulan Juli 2007, Weyly dihubungi oleh kawannya yaitu Jack Budiman  untuk diperkenalkan kepada Yoseph Halim, Direktur PT Poliplant Sejahtera yang bergerak di bidang Perkebunan Kelapa Sawit.
Yoseph Halim menyampaikan niatnya untuk membeli Helikopter Robinson type R 44 senilai USD 560.134,92 untuk keperluan operasional di daerah Pontianak dan Ketapang - Kalimantan Barat. Setelah pertemuan tersebut, ditandatangani lah Perjanjian Jual beli nomor 012/PJB-HZ/VII/07, pada tanggal 12 September 2007, antara PT Helizona dan PT Poliplant Sejahtera.
Alhasil Helikopter yang dipesan oleh Yoseph belum dapat didatangkan ke Indonesia, dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada hari Kamis tanggal 26 Juli 2012,

Bubur India, Kuliner Khusus Bulan Ramadan

Semarang, - Selama satu bulan penuh mulai pukul 13.00 WIB hingga waktu berbuka, bau harum rempah-rempah akan menyeruak dari ujung masjid Jami Pekojan yang terletak di Jalan Petolongan, Semarang. Wangi tersebut berasal dari bubur India yang hanya bisa ditemui di masjid Jami Pekojan selama bulan Ramadan.

Bubur dihidangkan pada ratusan mangkuk warna-warni yang dijajarkan di lantai masjid yang cukup luas. Harum rempah pun kian tajam saat bubur mulai dituangkan dari panci berukuran besar ke dalam mangkuk yang sudah disiapkan. Bubur tersebut diperuntukan bagi musafir ataupun warga yang ingin mencicipi nikmatnya bubur India.

Bubur India sebenarnya tidak jauh berbeda dari bubur beras lainnya, hanya saja yang membuat rasanya lebih gurih dan nikmat adalah racikan bumbu berupa rempah-rempah. Salah satu pembuat bubur India,

Di Jerusalem, Waktu Berbuka Puasa Ditandai Bunyi Dentuman Meriam

Jerusalem, - Tradisi menembakkan meriam sebagai penanda tibanya waktu buka puasa telah dilakukan bangsa-bangsa Arab sejak ratusan tahun lalu. Tradisi unik ini diyakini diawali oleh bangsa Mesir.

Umat Islam di dunia Arab tidak akan membatalkan puasanya sebelum mendengarkan ledakan meriam. Begitupun dengan warga di Jerusalem. Di negara ini, tradisi menembakkan meriam telah dilakukan secara turun temurun selama 120 tahun oleh keluarga Sanduqa.

Rajai Sanduqa, yang kini bertanggung jawab menembakkan meriam mulai melaksanakan tugasnya pada tahun 1992. Dia merasa bangga dengan tugasnya meskipun sedikit mendapat tentangan dari keluarga.

Dua bulan sebelum Ramadan,